Rabu, 21 Januari 2009

Bersahabat dengan Kulit Sensitif

Semua jenis kulit manusia, kering, normal, atau
berminyak, seharusnya bersifat sensitif atau mampu
merespons rangsangan dari luar. Tetapi, sensitivitas
yang berlebihan bisa menimbulkan masalah,yang disebut
kondisi hipersensitif atau alergi, karena pengaruh
makanan, suhu, atau bahan-bahan yang terkandung di dalam
kosmetik.

FAKTOR STRES
Kurang lebih 20% orang di dunia memiliki kondisi kulit
hipersensitif, yang rentan terhadap benda-benda yang
bagi orang lain tidak ada masalah. Kulit yang termasuk
dalam kategori hipersensitif biasanya cenderung kering.
Ciri lain yang mengiringi-nya adalah adanya lingkaran
gelap di bawah mata, garis-garis kulit pada telapak
tangan lebih jelas dan tegas, serta kulit lengan bagian
luar yang lebih tebal.

JANGAN SEMBARANG PAKAI SABUN
Sering kali, sabun mandi yang kita gunakan, seperti
sabun cair, sabun antiseptik, serta scrub, membuat kulit
normal menjadi kering, dan kulit kering semakin kering
lagi. Apalagi, jika Anda terbiasa mandi dengan air panas
dan kerap sauna.

Biasanya, ketika kulit meradang, awalnya akan membengkak
dan memerah. Karena, pembuluh darah membesar, sehingga
sel darah putih keluar, dan masuk ke bawah kulit. Bila
digaruk atau dalam kondisi sangat kering, maka kulit
akan retak, dan memudahkan kuman masuk.Ini bisa
mengakibatkan eksem dan terasa sangat gatal.

Karena itu, jangan sembarang menggunakan sabun. Hindari
terlalu sering mandi atau mencuci muka dengan air panas.
Lebih baik bilas sabun dengan air dingin dan jangan
mandi berlama-lama. Selain itu, hindari sauna, karena
akan memicu kekeringan pada kulit yang berakibat pada
kondisi hipersensitif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar